Bea Cukai Kualanamu Tangkap Penumpang Bawa Narkoba di Spidol dan Pasta Gigi

Kualanamu (15/11) – Bea Cukai Kualanamu kembali menggagalkan upaya penyelundupan Narkoba yang dibawa oleh penumpang di kedatangan internasional Bandara Kualanamu. Unit Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Kualanamu berhasil melakukan penindakan berupa barang Narkotika Golongan I jenis Methamphetamine pada Kamis (17/10/2019) sebanyak 2,3 gram dan pada Rabu (06/11/2019) sebanyak 21,3 gram. Berdasarkan hasil tangkapan tersebut Bea Cukai Kualanamu mengadakan konferensi pers bersama Kantor Wilayah Bea dan Cukai Sumatera Utara dan Kepolisian Daerah Sumatera Utara yang bertempat di Alua Cakrawala Bea Cukai Kualanamu pada Rabu (13/11) siang.

Penindakan pertama terhadap seorang penumpang berinisial GM, Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia yang terbang dari Kuala Lumpur membawa ballpoint (spidol) yang didalamnya terdapat satu sedotan berisi kristal putih. Setelah dilakukan pengujian menggunakan narcotest positif menyatakan jenis Methampetamine yang biasa dikenal dengan sabu. Sedangkan untuk penindakan kedua terhadap penumpang berinisial MBU, warga negara Indonesia yang kedapatan membawa pasta gigi berisi 9 sedotan berisi kristal putih yang juga merupakan sabu.

“Seberapa pun yang dibawa, Narkoba adalah barang yang dilarang dibawa ke Indonesia,” demikian sambut Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Sumatera Utara Oza Olavia dalam membuka konferensi pers. Oza Olavia menambahkan bahwa saat ini  Sumatera Utara berada di urutan kedua dalam kategori pemakai narkoba di Indonesia.

“Jumlah yang kecil pun kita akan tegah hingga semua bisa menyelamatkan anak bangsa dari bahaya Narkotika,” demikian tambah Oza Olavia.

Share this Post:

Berita Terkait