CUSTOMS GREETING PASSENGER

Kualanamu (23/01) – Greeting Passenger menjadi salah satu dari program kerja unit Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) Bea Cukai Kualanamu di tahun 2020. Sosialisasi secara langsung dilakukan di sekitar ruang tunggu area keberangkatan internasional Bandara Kualanamu ini menjadi wadah untuk bertemu langsung dengan penumpang. Unit PLI yang dipimpin Kepala Seksi Rahmat Priyandoko melaksanakan Greeting Passanger pada Kamis (23/01) pagi kepada para penumpang yang menunggu jam keberangkatan pesawatnya.

Aturan yang disampaikan diantaranya fasilitas pembebasan sebesar USD 500 kepada setiap penumpang yang membawa barang-barang untuk penggunaan pribadi, terkait bagaimana perhitungan bea masuk dan pajak dalam rangka impor, juga aturan mengenai pembawaan uang tunai dan uang kertas asing dari dan ke luar negeri. Untuk pembawaan uang tunai atau instrument pembayaran lainnya dengan nilai paling sedikit 100juta rupiah atau mata uang asing yang nilainya setara dengan it uke dalam atau ke luar Indonesia wajib memberitahukan kepada petugas Bea dan Cukai dan melampirkan izin dari Bank Indonesia. Sanksi jika tidak memberitahukan petugas dikenai denda sebesar 10% dari seluruh jumlah yang uang tunai/instrument pembayaran lain yang dibawa dengan jumlah maksimal denda nya 300juta rupiah. Sedangkan untuk kelebihan dari yang sudah diberitahukan dikenai denda 10% dari kelebihannya.

Selain menyampaikan secara langsung, leaflet berisi informasi aturan barang bawaan penumpang diberikan kepada penumpang sebagai lembar informasi yang bisa disimpan atau dibagi ke siapa saja yang akan memerlukan suatu waktu. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai aturan Bea dan Cukai terkait barang bawaan penumpang.

Share this Post:

Berita Terkait