PELEPASAN EKSPOR PERDANA PT ORI GINALNEST KE 4 BENUA

Kualanamu (13/03) – Bea Cukai Kualanamu mengikuti acara pelepasan ekspor perdana produk olahan sarang burung PT Ori Ginalnest Indonesia pada Selasa (10/03) di komplek bisnis MMTC Medan. Perusahaan yang merupakan pemangku kepentingan di Bea Cukai Kualanamu ini melepas ekspor produk sarang burung walet ke empat benua yaitu Amerika, Eropa, Australia dan Asia khusunya China. Acara ini didukung oleh Karantina Pertanian Medan yang merupakan instansi pengawas produk-produk yang di ekspor tersebut. Serta dihadiri oleh Sekretaris Daerah dan DInas Perdagangan Provinsi Sumatera Utara. Bea Cukai Kualanamu berperan sebagai fasilitator terkait eksportasi komoditas pertanian ini. 

 

“Industri walet ini adalah industri padat karya, menyerap banyak tnga kerja, berorientasi ekspor, juga mempromosikan sumber daya alam indonesia,” demikian jelas CEO PT Ori Ginalnest Indonesia Rusianah.

Rusianah juga menambahkan perusahaan yang sudah berdiri sejak tahun 1997 ini berhasil membawa Sumatera Utara sebagai eksportir dan penghasil terbesar sarang burung walet selama 3 tahun berturut-turut di dunia. Dalam kesempatan ini ekportasi sebanyak 593 kg yang senilai 11.6 milliar rupiah dengan menggunakan PT Pos Indonesia sebagai pengirim. Sampai dengan Oktober di tahun 2019 silam jumlah eksportasi nya sebesar 21 ton yang jika dihitung jumlah ini sebesar 31% dari eksportasi komoditas sarang burung walet di Indonesia.

Simplifikasi perizinan melalui elektronik merupakan kemudahan dari pemerintah untuk pegiat ekspor indonesia. Hal ini mendukung untuk mewujudkan harapan Presiden RI Jokowi demi mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing sehingga produknya dapat menembus pasar ekspor. Menurut Presiden Jokowi saat ini kontribusi UMKM bagi ekspor nasional baru mencapai 14%.

Share this Post:

Berita Terkait