Antisipasi Kualanamu Menjadi Entry Point Pelaku Perjalanan Luar Negeri, Bea Cukai Kualanamu Cek Kesiapan Personil dan Sarpras

Bea Cukai Kualanamu bersiap untuk kemungkinan dibukanya kembali Bandara Kualanamu sebagai entry point bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN). Dipimpin oleh Elfi Haris, Jajaran Bea Cukai Kualanamu melakukan apel dan pengecekan kesiapan personil serta sarana prasarana yang penunjang pelaksanaan tugas pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat. Selain dilakukan terhadap ketanggapan dan kedisiplinan petugas, pengecekan dilakukan terhadap sarana pengawasan dan pelayanan seperti alat pemindai barang, alat pendeteksi NPP, komputer pelayanan dan perangkat CD online.
Setelah hampir dua tahun penerbangan internasional dibatasi untuk mengurangi jumlah kasus Covid-19 oleh Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN), kini pemerintah perlahan mulai membuka kembali penerbangan internasional. Meskipun entry point perjalanan luar negeri baru di buka di beberapa bandara di Indonesia diantara nya yang terbaru adalah Bandara Soetta, Ngurah Rai dan Juanda, serta bandara internasional Kualanamu belum dibuka sebagai entry point. Bea Cukai Kualanamu perlu menunjukkan kesiapsediaannya untuk memberikan pelayanan dan melakukan pengawasan pada Bandara Internasional Kualanamu.
“Apel dan Pengecekan Kesiapsediaan Personil dan Sarana ini sangat penting dilakukan karena ditujukan untuk menilai dan tingkat kesiapan Personil Bea Cukai Kualanamu dalam menjalankan tugas serta mengevaluasi factor-faktor mana yang perlu untuk diperbaiki dan ditingkatkan. Sehingga pada saat bandara kualanamu dibuka oleh pemerintah sebagai pintu masuk, Bea Cukai Kualanamu sudah siap dan prima dalam melayani masyarakat dan melindungi negara” tegas Kepala Kantor Bea Cukai Kualanamu, Elfi Haris dalam apel tersebut.
Yang menjadi salah satu focus perhatian dalam apel dan pengecekan kesiapan tersebut adalah aplikasi Customs Declaration Online (CD Online) yang diharapkan berfungsi dengan baik agar proses pelayanan barang penumpang dapat dilakukan dengan optimal. CD Online merupakan inovasi yang dikembangkan oleh Bea Cukai Kualanamu untuk mensimplifikasi layanan atas barang bawaan penumpang dan awak sarana pengangkut. Penyampaian CD secara online akan meningkatkan efisiensi dalam pelayanan baik dari sisi penumpang maupun Bea Cukai sendiri. CD Online dapat diisi oleh penumpang sebelum keberangkatan ke Indonesia sehingga akan meminimalisir antrian di terminal kedatangan internasional ketika banyak penumpang yang tiba dalam waktu bersamaan, dan memudahkan petugas dalam proses pengumpulan dan pengadministrasian data, serta ramah lingkungan karena tidak perlu mencetak formulir CD.

Share this Post:

Berita Terkait